Di tengah perayaan ulang tahun yang meriah, Demokrat ingin menunjukkan satu hal: bahwa mereka adalah mitra pemerintah yang loyal, tetapi bukan tanpa syarat. Loyalitas mereka dibangun di atas komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi — sesuatu yang menjadi DNA partai sejak berdiri dua puluh lima tahun silam.
Prabowo pun menutup momennya di panggung Demokrat dengan ajakan kolektif: memajukan ekonomi rakyat, menegakkan keadilan, dan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan politik golongan. Seruan yang terdengar universal, tapi kontekstualnya sangat spesifik — malam itu, di antara kader-kader berbatik biru yang bersorak, ada sebuah kesepakatan tak tertulis yang diperbarui.
Seperempat abad Demokrat telah dilalui dengan pasang surut — dari puncak kekuasaan di era SBY, jatuh ke oposisi, lalu kembali merapat ke lingkaran pemerintahan. Dan di usia ke-25 ini, mereka ingin dunia tahu: mereka masih di sini, masih relevan, dan masih punya suara.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.