PUNGGAWANEWS, MAKASSAR – Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (FIKK UNM) menghadirkan pendekatan holistik dalam pembinaan ekstrakurikuler di SDI BTN Pemda, Kota Makassar.

Program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Pendekatan Holistik dalam Ekstrakurikuler ” ini dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026, dengan melibatkan 45 siswa dan dua guru atau pembina.

Ketua tim pelaksana, Prof. Dr. Ilham Kamaruddin, S.Pd., M.Pd., mengatakan pembinaan bagi siswa sekolah dasar tidak cukup hanya berfokus pada teknik permainan dan prestasi. juga perlu menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan gerak, kerja sama, serta kesehatan mental dan emosional anak.

“Siswa tidak hanya belajar menggiring, mengumpan, dan menendang bola, tetapi juga mengembangkan kemampuan berlari, melompat, menjaga keseimbangan, mengubah arah, bekerja sama, serta mengendalikan respons ketika menghadapi kesalahan atau tekanan dalam permainan,” jelas Prof. Ilham.

Latihan dikemas dalam bentuk permainan dan sirkuit yang meliputi zig-zag dribbling, sprint dan stop , passing sambil bergerak, latihan keseimbangan, dribbling berbasis warna, estafet FMS , hingga permainan kelompok kecil.

Aspek regulasi emosi juga menjadi bagian penting melalui latihan pernapasan, komunikasi positif, refleksi setelah bermain, serta teknik STOP—berhenti sejenak, menarik napas, mengamati situasi, kemudian melanjutkan permainan.

Menurut Prof. Ilham, pendekatan tersebut membantu siswa memahami bahwa kesalahan, kekalahan, dan tekanan dalam permainan merupakan bagian dari proses belajar.

“Pelatih dan guru perlu menciptakan suasana latihan yang aman, menyenangkan, tidak saling menyalahkan, dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh siswa,” tambahnya.

Kegiatan ini turut melibatkan Muslimin Mus, M.Pd. dari pihak sekolah sebagai narasumber serta dua mahasiswa pendamping, Ardiansyah dan Syahril Hidayat, yang membantu demonstrasi gerak, pengelompokan siswa, pendampingan latihan, dan dokumentasi.

Selain meningkatkan keterampilan siswa, program ini diharapkan memperkuat kapasitas guru dan pembina dalam mengembangkan ekstrakurikuler yang lebih sistematis dan berorientasi pada anak.

Melalui program tersebut, FIKK UNM menegaskan komitmennya menghadirkan inovasi pendidikan jasmani dan berbasis penelitian kepada masyarakat. Pendekatan ini juga mendukung SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Dengan demikian, tidak hanya menjadi sarana aktivitas fisik dan pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi media pendidikan untuk membentuk siswa yang aktif, terampil, percaya diri, mampu bekerja sama, dan tangguh secara emosional.



Follow Widget