Total nilai investasi dari 10 proyek strategis di kawasan IWIP diproyeksikan mencapai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar 100 triliun rupiah. Jika ditambah dengan rencana investasi baru, angkanya akan melonjak menjadi 27 miliar dolar AS dengan penyerapan tenaga kerja lebih dari 117 ribu orang.

Rosan menegaskan bahwa sektor hilirisasi kini menyumbang 30 persen dari total investasi nasional, naik dari 25 persen dalam dua tahun terakhir. Lebih dari 75 persen investasi tersebut terealisasi di luar Pulau Jawa — sebuah fakta yang mencerminkan pergeseran pusat gravitasi ekonomi Indonesia ke wilayah timur.

Di sisi energi, kapasitas listrik yang telah terbangun di kawasan IWIP saja mencapai 7,1 gigawatt. Jika digabungkan dengan kawasan industri Morowali di Sulawesi Tengah, totalnya mencapai 15,9 GW — melampaui total konsumsi listrik Singapura yang hanya 13,1 GW.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan kepastian dan keamanan bagi seluruh investasi yang masuk ke Indonesia, dari mana pun asalnya. Ia menyebut para mitra investor sebagai “saudara” yang diperlakukan layaknya keluarga sendiri.

“Kami berkomitmen untuk menghormati dan mengamankan semua investasi di tanah Indonesia,” tegas Prabowo di hadapan para pemimpin industri, termasuk Ketua Shingshan Industry Zang Guangda dan Ketua Huafeng Group Chen Zwe Hua.



Follow Widget