Bagi Prabowo, pertemuan ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa diplomasi Indonesia tidak hanya terpaku pada kawasan Asia-Pasifik atau hubungan dengan negara-negara Barat. Indonesia hadir sebagai aktor global yang serius, membangun jembatan dengan berbagai mitra strategis berdasarkan kepentingan bersama.

Tujuh butir kesepakatan yang lahir dari pertemuan di Istana Merdeka itu bukan angka kecil. Ia mencerminkan kedalaman pembahasan yang berlangsung dan keseriusan kedua pihak untuk tidak sekadar bertemu, melainkan benar-benar bergerak bersama.

Kini, Peta Jalan 2026–2030 itu tinggal menunggu satu hal: implementasi nyata di lapangan.

FAQ

Apa itu Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030?
Ini adalah dokumen kerangka kerja bilateral yang diluncurkan bersama oleh Presiden Prabowo dan Presiden Lukashenko, yang memandu arah kerja sama kedua negara selama lima tahun ke depan di berbagai sektor.

Apa saja bidang yang dicakup dalam kesepakatan Indonesia–Belarus?
Kesepakatan mencakup tujuh area utama, meliputi industri, riset dan inovasi, kebudayaan, kesehatan, akreditasi nasional, pengawasan keuangan dan pencegahan pencucian uang, serta penguatan kerja sama ekonomi melalui IEAEU FTA.

Mengapa kerja sama Indonesia dengan Belarus penting secara geopolitik?
Belarus adalah anggota Uni Ekonomi Eurasia, sehingga penguatan hubungan dengan Minsk membuka akses Indonesia ke pasar Eurasia yang lebih luas, sekaligus mencerminkan kebijakan luar negeri bebas aktif Indonesia yang tidak bergantung pada satu blok kekuatan tertentu.



Follow Widget