Rangkaian sarasehan kemudian diisi simposium dan diskusi panel lintas sektor selama dua hari berikutnya. Topik yang dibahas mencakup pertanian, energi, ekonomi dan keuangan, ketahanan pangan, kelautan dan perikanan, hilirisasi, hingga industri.

Presiden Prabowo mengaku terus memantau jalannya diskusi tersebut hingga larut malam pada Sabtu, 27 Juni. Menurutnya, pertukaran gagasan antara pemerintah dan kalangan ilmuwan berjalan positif dan menghasilkan banyak masukan konkret.

Forum akhirnya ditutup pada Minggu, 28 Juni 2026, di Jakarta Convention Center. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa dirinya telah menerima daftar usulan dan pertanyaan dalam jumlah cukup banyak dari para rektor dan ilmuwan yang hadir.

Ia berjanji akan menindaklanjuti setiap usulan tersebut satu per satu. Komitmen ini disampaikan sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menyerap aspirasi dunia akademik untuk kebijakan pembangunan ke depan.

Yang menarik, Presiden Prabowo juga menyatakan keinginannya untuk lebih sering bertemu para rektor dan profesor. Ia bahkan melontarkan gagasan agar pertemuan semacam ini bisa digelar setiap bulan demi memperoleh masukan yang lebih segar dan berkelanjutan.



Follow Widget