Pemerintah mengajak jemaah mulai membiasakan berjalan kaki secara bertahap, membatasi kegiatan yang tidak mendesak, memperbanyak istirahat, dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh setiap hari. Kesiapan fisik bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan bagian dari kelancaran ibadah itu sendiri.
Pesan khusus disampaikan kepada jemaah lansia, penyandang disabilitas, dan mereka yang memiliki penyakit penyerta. Mereka diminta tidak ragu berkoordinasi dengan petugas kesehatan, ketua regu, ketua rombongan, atau petugas sektor apabila mengalami keluhan sekecil apa pun.
Kemenhaj turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji Indonesia yang bekerja tanpa henti memberikan layanan terbaik, baik di Tanah Air maupun di Arab Saudi. Dedikasi mereka menjadi tulang punggung kelancaran penyelenggaraan haji yang menyangkut ratusan ribu jemaah.
Pesan penutup dari Maria Assegaff mengandung tiga prioritas sederhana: jaga kesehatan, ikuti mekanisme resmi, dan taati arahan petugas. Tiga hal yang tampak sepele, namun menentukan apakah haji berjalan lancar dan diterima sebagai ibadah yang mabrur.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.