Suasana pertemuan digambarkan berlangsung hangat dan produktif. Prabowo disebut menyambut baik ketertarikan Hisense untuk mempererat hubungan dengan Indonesia, terutama dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang selama ini menjadi prioritas pemerintahannya.
Kehadiran sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dalam pertemuan itu mencerminkan keseriusan pemerintah. Hadir antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Pertanian Sudarsono.
Komposisi menteri yang hadir bukan tanpa makna. Kehadiran menteri dari sektor energi, pertahanan, hingga pendidikan tinggi mengisyaratkan bahwa kerja sama dengan Hisense tak hanya menyasar satu sektor, melainkan berpotensi menyentuh berbagai lini strategis yang menjadi tulang punggung pembangunan Indonesia ke depan.
Hisense sendiri bukan nama baru di panggung industri global. Perusahaan yang berpusat di Qingdao, Tiongkok, ini dikenal sebagai produsen televisi, peralatan rumah tangga, dan sistem pendingin yang telah bersaing di pasar kelas dunia. Kehadiran mereka di Kertanegara memberi sinyal bahwa Indonesia kini semakin diperhitungkan sebagai mitra investasi yang serius.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.