Program MBG sendiri merupakan salah satu janji besar Presiden Prabowo Subianto sejak masa kampanye. Program ini menyasar pemenuhan gizi bagi pelajar dan kelompok rentan di seluruh Indonesia—sebuah program dengan jangkauan luas yang secara alami membutuhkan anggaran tidak kecil.
Demikian pula Kopdes atau Koperasi Desa, yang dirancang sebagai instrumen penguatan ekonomi akar rumput di tingkat desa. Keduanya menjadi program prioritas yang memiliki dampak sosial besar, namun juga menuntut komitmen fiskal jangka panjang dari pemerintah.
Di sinilah letak pentingnya pernyataan Purbaya: memberikan kepastian kepada publik, pasar, dan investor bahwa meski program besar berjalan, disiplin fiskal tetap dijaga. Defisit tidak boleh melampaui batas, dan utang harus tetap dalam proporsi yang sehat.
Jika angka-angkanya terbukti konsisten, maka kepercayaan terhadap pengelolaan keuangan negara akan terjaga—dan program-program sosial besar itu pun bisa terus berjalan tanpa mengorbankan fondasi ekonomi yang lebih luas.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.