“Termasuk untuk MBG, untuk program-program yang lain tanpa mengganggu program pembangunan yang lain,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa pos anggaran besar lainnya, termasuk subsidi energi dan BBM, sudah masuk dalam kalkulasi pemerintah. Tidak ada yang luput dari hitungan.

“Jadi kita atur dengan baik, termasuk subsidi segala macam, BBM. Jadi kita sudah hitung dengan teliti,” kata Purbaya.

Purbaya tidak hanya membela posisi fiskal Indonesia secara domestik. Ia juga mengajak para pengkritik untuk membandingkan kondisi Indonesia dengan negara-negara Eropa yang selama ini dianggap sebagai barometer ekonomi sehat.

Menurut Purbaya, bila para ekonom merasa kebijakan fiskal Indonesia berantakan, mereka seharusnya melihat terlebih dahulu berapa defisit dan rasio utang yang ditanggung negara-negara Eropa saat ini.