Komunikasi dengan pihak keluarga juga ditegaskan akan terus berlanjut, bukan hanya sebatas formalitas usai pemakaman. Langkah ini menjadi bagian dari tanggung jawab moral Kemhan kepada keluarga yang kehilangan anggota keluarganya di tengah proses pembentukan calon penggerak ekonomi desa.

Program SPPI sendiri bukan inisiatif kecil. Ia merupakan bagian dari agenda nasional Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) yang melibatkan banyak kementerian dan lembaga, dengan Kemhan ditugaskan khusus menangani fase Latihan Bela Negara dan Manajerial sebelum peserta diterjunkan sebagai pengelola koperasi di desa dan kampung nelayan masing-masing.

Besarnya skala program ini membuat insiden lima kematian beruntun menjadi sorotan tajam, terutama menyangkut standar keselamatan peserta sipil yang menjalani latihan bercorak semi-militer. Publik kini menanti apakah perbaikan yang dijanjikan benar-benar mengubah wajah pelatihan di gelombang-gelombang selanjutnya.

Ketut menutup penjelasannya dengan menegaskan bahwa evaluasi bukan langkah satu kali, melainkan proses berkelanjutan. Kemhan berkomitmen memastikan tujuan mulia program SPPI, mencetak pengelola Kopdes dan Kampung Nelayan yang andal, tidak lagi dibayangi oleh risiko keselamatan yang mengancam nyawa peserta.



Follow Widget