“Kekuatan doa itu kunci. Saya meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama berdoa kepada Allah SWT agar misi haji kita 2026 bisa lancar, nyaman, aman, sukses, mabrur, dan memberikan transformasi untuk Indonesia,” ucap Dahnil.
Di sisi lain, persiapan menuju puncak haji terus dimatangkan. Sekitar sepekan sebelum wukuf di Padang Arafah, para petugas haji Indonesia sudah bergerak cepat mengecek kesiapan seluruh fasilitas. Tenda-tenda di Arafah diperiksa satu per satu, termasuk kelengkapan pendingin udara, kipas angin di luar ruangan, hingga toilet khusus bagi jemaah berkebutuhan khusus.
Keamanan di sekitar kawasan Arafah pun diperketat secara signifikan. Kendaraan yang hendak melintas di area tersebut diwajibkan memiliki izin resmi atau tasreh. Petugas juga menggelar simulasi pengecekan jalur kerja, termasuk menelusuri rute menuju Maktab 87 di Arafah melalui jalur kaki.
Puncak haji—yang meliputi wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, mabit di Mina, hingga lempar jumrah di Jamarat—adalah momen paling sakral sekaligus paling menantang secara logistik. Kesiapan teknis dan koordinasi antar petugas menjadi kunci agar jutaan jemaah dapat menjalaninya dengan selamat.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.