Sementara dari korps kepolisian, Harindra Arsando Tegarbaja tampil sebagai lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol). Ia dilantik sebagai Inspektur Polisi Dua dengan NRP 04031653, membawa nama Adhi Makayasa Akpol 2026 dengan bangga. Harindra menjadi wajah baru penegak hukum Indonesia yang diharapkan membawa perubahan nyata di lapangan.

Adhi Makayasa bukan sekadar penghargaan biasa. Trofi ini diberikan kepada satu taruna terbaik dari masing-masing akademi—yang unggul bukan hanya dalam nilai akademis, tetapi juga kepemimpinan, kedisiplinan, dan karakter. Penerima Adhi Makayasa adalah simbol dari apa yang seharusnya menjadi standar seorang perwira Indonesia.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh simbolisme militer. Prosesi dibuka dengan pembacaan Keputusan Presiden oleh Sekretaris Militer Presiden, dilanjutkan penyematan tanda pangkat oleh inspektur upacara. Setiap gerakan terukur, setiap komando dijalankan dengan presisi—cerminan dari tahun-tahun latihan keras yang telah mereka jalani.

Presiden Prabowo Subianto hadir langsung memimpin jalannya pelantikan. Bagi Prabowo, yang merupakan purnawirawan jenderal bintang empat, momen seperti ini memiliki makna personal yang dalam. Ia tahu persis apa artinya menjadi perwira muda—dan beban tanggung jawab yang menyertai pangkat pertama itu.

Ratusan perwira baru yang dilantik hari itu akan segera menjalani penugasan pertama mereka di seluruh penjuru nusantara. Dari perbatasan Kalimantan hingga perairan Natuna, dari langit Sulawesi hingga jalanan kota-kota besar—mereka adalah wajah baru pertahanan dan keamanan Indonesia.



Follow Widget