PUNGGAWANEWS, MAKASSAR – Dinas Perikanan dan Pertanian () Kota Makassar melalui Bidang Perikanan Tangkap terus mendorong peningkatan kapasitas nelayan kecil melalui penguatan kelembagaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Fasilitasi Pembentukan dan Pengembangan Kelembagaan Nelayan Kecil yang berlangsung di Novotel Makassar, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Makassar dalam membangun organisasi nelayan yang lebih tertata, mandiri, dan mampu menghadapi tantangan sektor perikanan. Penguatan kelembagaan diharapkan dapat membantu nelayan memperluas akses terhadap program pemberdayaan, pendampingan, serta layanan pemerintah yang mendukung kegiatan usaha mereka.

Kepala Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si., membuka kegiatan tersebut secara resmi. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kelembagaan yang kuat merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan nelayan kecil.

Melalui organisasi yang dikelola dengan baik, nelayan memiliki wadah untuk menyatukan kepentingan, memperkuat koordinasi, dan membangun kerja sama dalam mengembangkan usaha perikanan. Kelembagaan juga dapat menjadi sarana bagi nelayan untuk menyampaikan kebutuhan serta memperoleh informasi mengenai program pemerintah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Perikanan Tangkap serta peserta yang terdiri atas nelayan kecil dan perwakilan kelembagaan nelayan dari berbagai wilayah di Kota Makassar.

Pertemuan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembekalan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat pesisir. Melalui interaksi tersebut, pengembangan organisasi nelayan diharapkan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan kondisi yang dihadapi para pelaku usaha perikanan.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, Makassar menghadirkan dua narasumber dengan kompetensi berbeda. Rachmady Azis, A.Pi., M.M., Penyuluh Perikanan Madya, menyampaikan materi mengenai penguatan kelembagaan dan pengembangan organisasi nelayan.

Sementara itu, Muh. Yusuf Syahrudin, S.H., Kepala Sub Seksi Pertimbangan Hukum pada Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Makassar, memberikan pembekalan mengenai aspek hukum dalam pengelolaan organisasi nelayan.

Materi yang disampaikan mencakup tata kelola kelembagaan, pengembangan organisasi, serta pemahaman terhadap regulasi yang berkaitan dengan keberlangsungan kelompok nelayan. Pembekalan ini diharapkan membantu pengurus dan anggota memahami pentingnya administrasi yang tertib, pembagian tanggung jawab yang jelas, serta pengelolaan organisasi yang akuntabel.

Pemahaman terhadap aspek hukum juga menjadi bagian penting dalam membangun kelembagaan yang sehat. Dengan mengetahui ketentuan yang relevan, kelompok nelayan diharapkan dapat menjalankan kegiatan organisasi secara lebih terarah dan mengurangi risiko persoalan administratif maupun tata kelola.

Di sisi lain, kelembagaan yang berfungsi baik dapat memperkuat posisi nelayan dalam membangun kemitraan dan mengakses berbagai peluang pengembangan usaha. Kerja sama antarnelayan juga berpotensi membantu pertukaran informasi, meningkatkan efisiensi kegiatan, dan memperluas akses terhadap pendampingan teknis.

Kota Makassar berharap kegiatan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas kelompok nelayan, bukan sekadar pemenuhan kebutuhan administrasi organisasi. Kelembagaan yang aktif memerlukan partisipasi anggota, kepemimpinan yang bertanggung jawab, serta pengelolaan program yang sesuai dengan kebutuhan kelompok.

Melalui fasilitasi tersebut, Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembentukan dan pengembangan kelembagaan nelayan kecil. Upaya ini diharapkan memperkuat kemandirian organisasi, memperluas akses terhadap program pemberdayaan, dan meningkatkan kemampuan nelayan dalam mengembangkan usaha perikanan.

Dengan kelembagaan yang semakin kuat dan profesional, nelayan kecil di Kota Makassar diharapkan memiliki kapasitas lebih baik dalam menghadapi tantangan usaha serta meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.



Follow Widget