PUNGGAWANEWS, MAKASSAR – Dinas Pendidikan Kota Makassar resmi memulai tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP. Seluruh proses penerimaan murid baru kembali dilaksanakan secara daring melalui laman resmi spmb.makassarkota.go.id.
Tahapan awal dimulai dengan pendaftaran akun yang berlangsung pada 8–13 Juni 2026. Melalui tahapan ini, calon peserta didik maupun orang tua diminta menyiapkan data dan dokumen administrasi yang dibutuhkan agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan sistem online diterapkan untuk memudahkan masyarakat dalam mengikuti seluruh proses SPMB, mulai dari pembuatan akun, pendaftaran jalur, hingga pengecekan hasil seleksi.
“Orang tua kami imbau untuk menyiapkan dokumen sejak awal dan memahami tata cara pembuatan akun sebelum melakukan pendaftaran,” ujar Achi.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran Jalur Non Domisili untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP akan dibuka pada 15–17 Juni 2026. Hasil seleksi jalur tersebut dijadwalkan diumumkan pada 18 Juni 2026.
Calon peserta didik yang dinyatakan lolos melalui Jalur Non Domisili wajib melanjutkan ke tahap pendaftaran ulang, verifikasi, dan validasi pada 19–21 Juni 2026.
Setelah itu, tahapan berlanjut pada pendaftaran Jalur Domisili yang dibuka pada 22–26 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi Jalur Domisili akan dilakukan pada 27 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan pendaftaran ulang, verifikasi, dan validasi pada 28–30 Juni 2026.
Achi menjelaskan, Jalur Domisili merupakan jalur penerimaan yang memprioritaskan calon murid berdasarkan kedekatan tempat tinggal dengan sekolah tujuan. Jalur ini sebelumnya dikenal dengan istilah zonasi, namun kini digunakan istilah domisili.
“Jalur Domisili bertujuan mendekatkan akses pendidikan dengan tempat tinggal peserta didik, sekaligus mendukung pemerataan layanan pendidikan di Kota Makassar,” jelasnya.
Pada SPMB 2026, setiap jenjang memiliki ketentuan jalur penerimaan yang berbeda. Untuk jenjang PAUD, tersedia Jalur Domisili dan Jalur Afirmasi. Sementara jenjang SD membuka tiga jalur, yakni Domisili, Afirmasi, dan Mutasi.
Khusus jenjang SMP, penerimaan murid baru dilakukan melalui empat jalur, yaitu Domisili, Afirmasi, Mutasi, dan Prestasi.
Jalur Prestasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memiliki keunggulan akademik maupun nonakademik. Prestasi akademik dapat berasal dari nilai rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA), sedangkan prestasi nonakademik mencakup bidang , seni, serta berbagai capaian perlombaan lainnya.
Adapun Jalur Afirmasi diperuntukkan bagi calon murid dari keluarga kurang mampu yang dibuktikan dengan dokumen program bantuan pemerintah, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta bagi calon peserta didik penyandang disabilitas.
Sementara itu, Jalur Mutasi diperuntukkan bagi calon murid yang orang tua atau walinya mengalami perpindahan tugas atau perpindahan domisili karena alasan pekerjaan.
Achi juga mengingatkan calon peserta didik yang telah memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) untuk melakukan pengecekan data terlebih dahulu pada sistem. Jika belum memiliki NISN, pendaftar dapat langsung mengisi biodata sesuai kebutuhan jenjang yang dituju.
“Jika sudah memiliki NISN, silakan cek data siswa terlebih dahulu. Jika belum, isi biodata diri Ananda dengan teliti,” katanya.
Menurutnya, ketelitian dalam pengisian data menjadi hal penting agar tidak terjadi kendala pada proses seleksi maupun tahapan verifikasi. Orang tua diminta memastikan seluruh data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen resmi.
Untuk menjaga proses SPMB tetap transparan, objektif, dan akuntabel, Disdik Kota Makassar juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat. Pengaduan dapat disampaikan jika ditemukan kendala pendaftaran, dugaan pungutan liar, praktik titip-menitip calon peserta didik, manipulasi data, maupun pemalsuan dokumen.
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui aplikasi LONTARA+ dengan memilih menu Aduan Masyarakat. Pelapor diharapkan memberikan informasi secara jelas dan melampirkan bukti pendukung apabila diperlukan.
Achi berharap seluruh tahapan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan tertib, lancar, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik di Kota Makassar.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.