Selain soal kualitas, Rizal juga menyoroti kesiapan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Papua. Saat ini, total stok beras yang tersebar di berbagai gudang BULOG di seluruh wilayah Papua mencapai sekitar 17 ribu ton.

Angka itu belum dianggap cukup. BULOG menargetkan penguatan stok hingga sekitar 50 ribu ton—hampir tiga kali lipat dari kondisi saat ini—guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan dan mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan pangan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Untuk mencapai target itu, BULOG mengandalkan mekanisme mobilisasi stok dari daerah-daerah sentra produksi nasional. Sulawesi Selatan dan Jawa Timur menjadi dua wilayah pemasok utama yang akan memperkuat aliran beras ke Papua.

Strategi ini dipilih karena Papua bukan daerah surplus beras. Ketergantungan pada pasokan dari luar membuat manajemen distribusi menjadi kunci agar rantai pasok tidak terputus di tengah jalan.

Rizal menyebut langkah penguatan stok ini selaras dengan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian. BULOG diminta untuk tampil sebagai pelayan terbaik masyarakat di bidang logistik pangan—bukan sekadar lembaga penyimpan beras.



Follow Widget