SINJAI, PUNGGAWANEWS – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PPP, Achmad Fauzan Guntur (AFG), menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan Program Multi Years Project (MYP) pembangunan infrastruktur jalan periode 2025–2027 agar dapat diselesaikan sesuai target pada akhir tahun 2027.
Pernyataan tersebut disampaikan AFG saat melaksanakan kegiatan pengawasan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Tassililu, Kecamatan Sinjai Barat, yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026. Kegiatan itu menjadi wadah dialog antara wakil rakyat dengan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi terkait pembangunan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, AFG menjelaskan bahwa pengawasan terhadap penggunaan anggaran merupakan salah satu fungsi utama DPRD agar setiap program yang dibiayai APBD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pengawasan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan warga menjadi masukan penting dalam proses evaluasi maupun perencanaan program ke depan,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,5 triliun melalui skema Multi Years Contract (MYC) untuk pembangunan infrastruktur jalan selama periode 2025 hingga 2027.
Khusus Paket 1 dengan nilai anggaran sekitar Rp430,7 miliar, pekerjaan difokuskan pada 14 ruas jalan strategis yang tersebar di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Bulukumba, dan Kabupaten Sinjai dengan total panjang penanganan mencapai lebih dari 300 kilometer.
Salah satu ruas yang menjadi perhatian adalah jalur Hertasning–Malino hingga Malino–Sinjai Timur yang selama ini menjadi akses utama masyarakat menuju Kabupaten Sinjai.
Menurut AFG, pembangunan ruas jalan tersebut memiliki arti penting karena akan meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang, sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor.
“Jika seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target pada akhir 2027, manfaatnya akan dirasakan masyarakat, mulai dari sektor pertanian, perdagangan, hingga pengembangan pariwisata di Kabupaten Sinjai,” katanya.
Ia menambahkan, berdasarkan laporan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan hingga Mei 2026, progres fisik pembangunan pada ruas Hertasning telah mencapai sekitar 64,34 persen dan terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Selain pembangunan jalan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga mengintegrasikan pekerjaan dengan peningkatan sistem drainase di sejumlah titik, termasuk kawasan Hertasning dan Aroepala. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi genangan sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur secara menyeluruh.
AFG juga mengajak masyarakat untuk terus membangun komunikasi dengan para wakil rakyat agar berbagai kebutuhan pembangunan, baik di bidang infrastruktur, pertanian, maupun pelayanan publik, dapat diperjuangkan melalui kebijakan pemerintah provinsi.
Sebagai legislator yang mewakili daerah pemilihan Sinjai–Bulukumba, AFG menegaskan akan terus mengawal berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat di daerah.
FadelM (Biro Sinjai)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.