JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Ribuan orang berdiri khidmat di Lapangan Perkemahan Putri 2, Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada Rabu malam, 12 Agustus 2026. Malam itu bukan sekadar upacara biasa — ini adalah pengukuhan resmi lebih dari seribu empat ratus panitia yang akan menjadi tulang punggung penyelenggaraan Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka.

Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Kak Budi Waseso, memimpin langsung prosesi Upacara Pengukuhan dan Doa Bersama Panitia Jamnas XII. Ia hadir didampingi jajaran pimpinan Kwarnas, menyaksikan ribuan kader dari berbagai penjuru Indonesia berdiri sejajar dalam satu tekad yang sama.

Berdasarkan Surat Keputusan Kwarnas Nomor 116 Tahun 2026 tentang Penyempurnaan dan Penambahan Panitia Penyelenggara, total panitia yang resmi dikukuhkan malam itu mencapai 1.464 orang. Rinciannya terdiri dari 290 panitia pelaksana dan 1.174 panitia penyelenggara. Ditambah 38 jabatan struktural yang mencakup posisi Penasihat, Penanggungjawab, dan Panitia Pengarah.

Angka itu bukan sekadar deretan nama dalam lembaran keputusan. Mereka adalah wajah-wajah dari berbagai daerah, dengan latar belakang budaya yang beragam, yang malam itu secara resmi menerima mandat penuh untuk merencanakan, mengoordinasikan, dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Jamnas XII.

Dalam sambutannya, Kak Budi Waseso menyampaikan pesan yang terasa hangat sekaligus tegas. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang hadir dalam Jambore Nasional adalah saudara, dan setiap orang berhak mendapatkan penghormatan serta pelayanan yang setara tanpa kecuali.

“Gerakan Pramuka harus menjadi rumah besar yang mampu mempersatukan berbagai perbedaan,” tegasnya di hadapan ribuan panitia yang memadati lapangan malam itu.

Pesan itu bukan retorika semata. Kak Budi Waseso mengingatkan bahwa para panitia boleh saja datang dengan bahasa yang berbeda-beda, mengenakan pakaian adat dari daerah masing-masing, dan membawa yang tak selalu sama. Namun di atas semua perbedaan itu, ada satu benang merah yang menyatukan mereka: nilai persaudaraan, penghormatan, kepedulian, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pesan persatuan itu terasa relevan dan kontekstual. Jamnas XII memang bukan sekadar perhelatan kemah nasional. Ini adalah panggung besar yang mempertemukan generasi muda dari Sabang sampai Merauke, dari pelosok pegunungan hingga pesisir kepulauan, dalam satu bingkai kebangsaan yang hidup.

Pengukuhan ini secara hukum memberikan legitimasi penuh kepada seluruh panitia. Dengan mandat resmi yang telah dikantongi, mereka kini memiliki kewenangan untuk bergerak secara terstruktur dalam mempersiapkan dan menjalankan setiap tahapan kegiatan Jamnas XII secara bertanggung jawab.

Lapangan Kempi 2 Buperta Cibubur menjadi saksi bisu prosesi bersejarah itu. Kompleks perkemahan yang telah lama menjadi rumah bagi berbagai kegiatan kepramukaan nasional ini kembali dipenuhi semangat kolektif ribuan relawan berseragam cokelat.

Prosesi pengukuhan kemudian ditutup dengan doa bersama. Para panitia dari berbagai latar belakang agama bersama-sama memanjatkan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan Jamnas XII dapat berjalan dengan lancar, penuh kebersamaan, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta yang akan hadir.

Doa bersama itu menjadi simbol yang kuat — bahwa di balik ribuan teknis kepanitiaan, ada ruh kebersamaan yang menjadi landasan dari seluruh kerja keras mereka.

Jamnas XII sendiri menjadi salah satu agenda besar Gerakan Pramuka yang dinantikan oleh ratusan ribu anggota Pramuka dari seluruh pelosok negeri. Perhelatan ini bukan hanya ajang perkemahan, melainkan forum pembentukan karakter, penguatan jiwa kepemimpinan, dan perekat kebangsaan bagi generasi penerus bangsa.

Dengan panitia yang kini telah resmi dikukuhkan dan memegang mandat penuh, persiapan Jamnas XII memasuki babak baru yang lebih serius. Setiap panitia kini bukan lagi sekadar relawan biasa — mereka adalah ujung tombak dari sebuah misi besar yang menyentuh jantung gerakan kepanduan Indonesia.

Ribuan lilin harapan seolah menyala malam itu di Buperta Cibubur. Dan Gerakan Pramuka, sekali lagi, membuktikan dirinya sebagai ruang besar tempat keberagaman bukan hanya ditoleransi, melainkan dirayakan.

FAQ

Berapa jumlah panitia yang dikukuhkan dalam Jamnas XII 2026?

Berdasarkan SK Kwarnas Nomor 116 Tahun 2026, total panitia yang dikukuhkan berjumlah 1.464 orang, terdiri dari 290 panitia pelaksana, 1.174 panitia penyelenggara, dan 38 jabatan struktural sebagai Penasihat, Penanggungjawab, dan Panitia Pengarah.

Apa tujuan dari Upacara Pengukuhan Panitia Jamnas XII?

Pengukuhan dilaksanakan untuk memberikan legalitas resmi, kewenangan, dan mandat penuh kepada seluruh panitia agar dapat merencanakan, mengoordinasikan, dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Jamnas XII secara terstruktur dan bertanggung jawab.

Di mana dan kapan Upacara Pengukuhan Panitia Jamnas XII berlangsung?

Upacara digelar pada Rabu malam, 12 Agustus 2026, di Lapangan Perkemahan Putri 2, Kompleks Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, dipimpin langsung oleh Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Budi Waseso.



Follow Widget