Summarize the post with AI
Dari sisi armada, Kementerian Perhubungan memastikan dua maskapai penerbangan, yakni Garuda Indonesia dan Saudia Airlines, telah menyiagakan puluhan pesawat untuk melayani ratusan kloter. Sejumlah langkah antisipasi turut disiapkan, mulai dari inspeksi kelaikudaraan pesawat melalui ramp check, kesiapan operasional 14 bandara embarkasi, hingga koordinasi dengan otoritas penerbangan internasional guna meminimalkan potensi gangguan selama penerbangan berlangsung.
“Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar pelayanan kepada jemaah berjalan aman, lancar, dan tepat waktu,” ujar Dudy.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.