Pemerintah belum menunjuk pengganti Sudaryono di Kementerian Pertanian. Posisi wakil menteri di kementerian strategis itu untuk sementara dibiarkan vakum, tanpa penjabat sementara yang ditunjuk secara resmi.
Prasetyo tidak memberikan tenggat waktu. Ia hanya menyampaikan bahwa pemerintah akan mengumumkan nama pengganti ketika memang dianggap diperlukan.
“Nanti pada waktunya, kalau memang dirasa diperlukan untuk penguatan di Kementerian Pertanian, akan kami sampaikan kepada teman-teman media,” tuturnya.
Jawaban itu memang tidak memuaskan semua pihak. Kementerian Pertanian adalah salah satu ujung tombak ketahanan pangan nasional—sektor yang selama ini menjadi prioritas pemerintah Prabowo. Kekosongan posisi Wamentan, meski bersifat sementara, bisa menjadi celah koordinasi di tengah berbagai program pertanian yang sedang berjalan.
Sudaryono sendiri bukan nama baru di panggung birokrasi dan politik nasional. Politikus Partai Gerindra ini sebelumnya dikenal sebagai salah satu orang dekat Prabowo Subianto. Penunjukannya sebagai Kepala BGN menandai peran barunya dalam kabinet—tidak lagi di sisi pertanian, melainkan di garis depan program gizi yang menjadi janji kampanye presiden.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.