Meski demikian, langkah yang diumumkan Kemnaker hari ini memberikan sinyal positif bahwa pemerintah mulai menggarap persoalan tenaga kerja dari hulunya, yakni dari sisi kompetensi dan kesiapan angkatan kerja itu sendiri, bukan hanya berfokus pada penciptaan lapangan kerja di hilir.

Dengan target satu juta peserta per tahun dan 60 balai baru yang akan segera berdiri, Indonesia sedang mempertaruhkan sebuah pertanyaan besar: mampukah program ini mengubah wajah ketenagakerjaan nasional, atau hanya menjadi angka statistik yang menghiasi laporan tahunan pemerintah? Jawabannya akan terlihat dari lapangan, bukan dari podium.



Follow Widget