SOROWAKO, PUNGGAWANEWS – Lapangan Iniaku di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, mendadak semarak, Selasa malam, 6 Oktober 2026. Di sana, ribuan pelaku usaha kecil dan menengah dari penjuru Sulawesi Selatan berkumpul dalam satu panggung besar yang sama: Pekan Expo Koperasi dan UMKM dalam rangka Hari Koperasi Nasional ke-76 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Bukan sekadar pameran biasa. Expo ini adalah ruang temu, ruang promosi, sekaligus ruang harapan bagi puluhan ribu pelaku UMKM yang selama ini berjuang membesarkan usaha di daerah masing-masing.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, 6 hingga 10 Oktober 2026, ini mengusung tema “Transformasi Koperasi Modern Berdaya, Sulawesi Selatan Maju, Indonesia Berdaya.” Tema yang tidak lahir dari ruang kosong—ia mencerminkan tekad bersama untuk mendorong koperasi dan UMKM naik kelas di tengah persaingan ekonomi yang makin ketat.
Sebanyak 23 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan turut ambil bagian, masing-masing mendirikan stan pameran yang memajang produk-produk terbaik daerahnya. Mulai dari hasil pertanian dan perkebunan, aneka kerajinan tangan, produk makanan dan minuman olahan, hingga beragam produk kreatif yang mencerminkan kekayaan budaya lokal. Total peserta yang hadir diperkirakan mencapai 3.000 orang—angka yang cukup untuk membuktikan betapa besarnya antusiasme pelaku usaha terhadap ajang ini.
Luwu Timur dipilih sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Daerah yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat industri strategis di Sulawesi Selatan ini membuktikan diri mampu menjadi panggung bagi momentum ekonomi kerakyatan sekelas provinsi.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyambut ratusan tamu dari seluruh penjuru Sulsel dengan rasa bangga yang tak disembunyikan. Menurutnya, kepercayaan menjadi tuan rumah Harkopnas tingkat provinsi adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang tidak ringan.
“Selamat datang para tamu dari 23 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Kami bangga Luwu Timur dipercaya menjadi tuan rumah,” ujarnya di hadapan para peserta dalam acara pembukaan malam itu.
Bagi Irwan, expo ini sekaligus menjadi jendela bagi Luwu Timur untuk memperkenalkan potensi dan produk unggulan daerahnya kepada khalayak yang lebih luas. Pertemuan para pelaku usaha dari berbagai wilayah dinilai akan melahirkan peluang-peluang baru yang tidak mungkin terwujud jika setiap daerah berjalan sendiri-sendiri.
Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktavianus, dalam laporannya menegaskan bahwa Pekan Expo ini bukan sekadar seremonial tahunan. Ini adalah momentum nyata untuk memperkuat posisi koperasi dan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.
Senfry juga menekankan bahwa ajang ini dirancang sebagai wadah mempererat sinergi antara pemerintah daerah, gerakan koperasi, BUMDes, BUMDesMA, pelaku UMKM, dan dunia usaha. Kolaborasi lintas sektor inilah yang diyakini akan menjadi kunci percepatan pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas.
Dari Kabupaten Sinjai, hadir Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, H. Muh. Ramlan Hamid. Kehadirannya bukan hanya sebagai bentuk dukungan moral, tetapi juga sebagai sinyal bahwa Sinjai serius memanfaatkan setiap peluang jaringan yang tersedia untuk pelaku UMKM di daerahnya.
Ramlan menilai expo semacam ini adalah ruang strategis yang langka. Di sinilah para pelaku usaha kecil mendapat kesempatan yang setara untuk unjuk gigi, mempromosikan produk, dan menjalin koneksi dengan mitra dari daerah lain.
“Expo ini memberikan kesempatan bagi UMKM memperkenalkan produk unggulannya sekaligus membuka peluang pasar dan kerja sama. Kami berharap momentum ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas, inovasi, kemasan, dan daya saing produk,” ujar Ramlan.
Ia juga mengingatkan bahwa pertemuan antarpelaku usaha dari berbagai daerah bukan hanya soal transaksi jual beli. Lebih dari itu, forum semacam ini membuka pintu pertukaran pengalaman—sesuatu yang nilainya jauh lebih besar dari sekadar omzet penjualan di hari-hari expo berlangsung.
Selama lima hari ke depan, Lapangan Iniaku di Sorowako akan menjadi titik temu bagi ribuan pelaku usaha, pengambil kebijakan, dan masyarakat umum yang ingin melihat langsung denyut ekonomi kerakyatan Sulawesi Selatan. Stan-stan dari 23 daerah akan bersaing menampilkan yang terbaik—bukan untuk mengalahkan satu sama lain, melainkan untuk bersama-sama membuktikan bahwa produk lokal Sulsel layak bersaing di pasar yang lebih luas.
Pekan Expo Koperasi dan UMKM Harkopnas ke-76 ini diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan sesaat. Jaringan yang terbangun, kesepakatan yang lahir, dan semangat yang tersulut di Sorowako malam itu diharapkan terus hidup—menggerakkan roda ekonomi dari desa-desa hingga pusat kota di seluruh Sulawesi Selatan.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.