“Kadang-kadang dengan kita bekerja sangat keras, kita sendiri tidak terlalu menyadari berapa banyak yang telah kita capai dalam dua tahun pertama,” katanya di hadapan para menteri dan pejabat negara.
Pernyataan itu bukan sekadar ungkapan kepuasan. Prabowo justru menggunakannya sebagai dorongan agar seluruh jajaran kabinet tidak berpuas diri dan terus mempertahankan semangat kerja di tengah tekanan global yang kian kompleks.
Kondisi dunia saat ini, diakui Prabowo, penuh ketidakpastian. Gejolak ekonomi global, perubahan geopolitik, hingga tekanan pada rantai pasok internasional menjadi tantangan nyata yang turut memengaruhi Indonesia. Namun bagi Prabowo, tantangan bukan alasan untuk berhenti—melainkan justru alasan untuk bergerak lebih cepat.
Ia menegaskan bahwa seluruh pemimpin yang hadir dalam sidang itu—baik pemimpin politik, teknokrat, maupun budaya—menerima mandat langsung dari rakyat untuk menyelesaikan persoalan, bukan menghindarinya.
“Kita tidak boleh takut dengan masalah, kita tidak boleh takut dengan kesulitan, kita tidak boleh takut dengan kekurangan,” tegas Prabowo dalam nada yang meninggi.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.