SINJAI, PUNGGAWANEWS – Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai terus memperkuat penerapan transformasi digital di bidang kepegawaian melalui sosialisasi Presensi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Nasional (SIMPEGNAS). Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola aparatur sipil negara (ASN) yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan pendampingan Tim Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur (BKPSDMA) Kabupaten Sinjai, serta dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Akhirani, SKM., M.Kes.

Dalam sambutannya, Akhirani menegaskan bahwa penerapan sistem presensi digital merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun manajemen kepegawaian yang modern. Menurutnya, pemanfaatan SIMPEGNAS tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatat kehadiran, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membentuk budaya kerja ASN yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.

“Melalui penerapan SIMPEGNAS, kami berharap seluruh ASN di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai semakin tertib dalam administrasi kehadiran serta mampu meningkatkan kedisiplinan sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat,” ujarnya.

Sosialisasi ini diikuti oleh para admin SIMPEGNAS dari seluruh UPTD Puskesmas se-Kabupaten Sinjai, Direktur RSUD Pratama Bulupaccing Bikeru beserta staf terkait, serta pegawai yang menangani administrasi kepegawaian di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai.

Pada kesempatan tersebut, Tim BKPSDMA memberikan pemahaman menyeluruh mengenai tata cara penggunaan aplikasi, mulai dari proses login, pelaksanaan presensi, pengelolaan data kehadiran, hingga langkah-langkah penanganan apabila terjadi kendala teknis dalam pengoperasian sistem.

Selain penyampaian materi, peserta juga memanfaatkan sesi diskusi untuk berkonsultasi terkait penerapan SIMPEGNAS di unit kerja masing-masing sehingga implementasi sistem dapat berjalan lebih efektif dan seragam.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai berharap seluruh admin mampu mengoperasikan aplikasi SIMPEGNAS dengan baik sehingga pengelolaan data kehadiran ASN menjadi lebih akurat, terintegrasi, dan mudah dipantau. Keseragaman pemahaman antaroperator juga diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan presensi digital di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

Penguatan implementasi Presensi SIMPEGNAS menjadi salah satu langkah strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai dalam meningkatkan kualitas tata kelola ASN. Dengan sistem yang lebih modern dan berbasis digital, diharapkan tercipta budaya kerja yang disiplin, profesional, serta mampu mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

FadelM (Biro Sinjai)



Follow Widget