Dua generasi, dua momentum Jamnas, tetapi satu pesan yang tak berubah: karakter generasi muda harus terus dibangun dengan penuh kesungguhan.

Di luar panggung Jamnas, Kak Adnan Purichta Ichsan dikenal sebagai figur yang cukup aktif di dunia organisasi kemasyarakatan Sulawesi Selatan. Setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati Gowa selama dua periode (2016–2025) pada Februari 2025, ia tetap bergerak di jalur sosial dan kemanusiaan—menjabat sebagai Ketua PMI Sulawesi Selatan sekaligus memimpin Kwartir Daerah Pramuka provinsi tersebut.

Keaktifannya di dua organisasi besar itu mencerminkan komitmen yang bukan hanya simbolis. Di Jamnas XII ini, ia hadir sebagai bagian dari representasi daerah yang turut mendorong regenerasi kepemimpinan nasional melalui jalur kepanduan.

Bagi ribuan peserta Jamnas XII yang hadir—sebagian besar pramuka penegak dan pandega dari seluruh penjuru Indonesia—pesan Kak Adnan terasa langsung mengena. Mereka adalah generasi yang akan mewarisi Indonesia pada 2045. Mereka adalah generasi yang dimaksud dalam data BPS itu. Dan mereka kini sedang duduk mendengarkan seorang pemimpin yang pernah merasakan langsung apa artinya bersama Pramuka.

Kak Adnan menutup sesinya dengan ajakan yang sederhana namun sarat makna. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga silaturahmi, memperkuat hubungan emosional antarsesama, dan menjadi bagian dari upaya besar mempersiapkan generasi yang hidupnya jauh lebih baik—anak, cucu, dan keponakan yang kelak akan menyaksikan Indonesia mencapai kejayaannya pada 2045.



Follow Widget