Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem ekonomi sirkular. Produk limbah tidak lagi dipandang sebagai sampah, melainkan sebagai sumber daya baru yang bernilai.

Di sisi lain, TPST juga mengelola sampah organik melalui teknologi maggot. Limbah organik diolah menjadi pakan ternak berkualitas, baik dalam bentuk hidup maupun kering.

Produk maggot ini cukup diminati pasar karena kandungan nutrisinya tinggi. Hal ini menambah diversifikasi produk sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi sektor pengolahan sampah.

Dampak Lingkungan dan Masa Depan Pengolahan Sampah

Inovasi seperti yang dilakukan TPST Banyumas menunjukkan arah baru dalam pengelolaan sampah di Indonesia. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi volume limbah, tetapi juga menciptakan nilai tambah.



Follow Widget