CIBUBUR, JAKARTA – Sebuah tonggak baru dalam sejarah Jambore Nasional Indonesia ditandai di Buperta Cibubur: untuk pertama kalinya, World Scouting membuka stan resmi di ajang kepanduan terbesar Tanah Air. Kehadiran World Scouting Zone di Jamnas XII 2026 bukan sekadar dekorasi tambahan—ini adalah jembatan nyata antara Pramuka Indonesia dengan gerakan kepanduan dunia.

Stan ini berdiri berdampingan dengan HBIX Scout Center di lapangan utama, persis di jajaran stan Kwarda yang menjadi jantung kegiatan rotasi peserta. Lokasinya masuk dalam area “Community Area, Trade & Swap, Play & Rest”—kawasan yang memang dirancang sebagai ruang interaksi, istirahat, dan eksplorasi bagi seluruh peserta Jamnas XII 2026.

Yang membedakan World Scouting Zone dari stan-stan lain adalah denyut aktivitasnya. Peserta tidak hanya datang untuk melihat-lihat. Mereka bisa langsung terlibat dalam berbagai permainan interaktif, meraih reward, dan mengenal lebih dalam apa itu WOSM—World Organization of the Scout Movement—organisasi induk kepanduan yang menaungi lebih dari 170 negara di seluruh dunia.

Melalui zona ini, peserta Jamnas XII diajak menyelami ragam program kepanduan global yang selama ini mungkin hanya mereka dengar dari jauh. Program seperti Messengers of Peace membawa pesan bahwa Pramuka adalah agen perdamaian. Earth Tribe mengajak anggota pramuka untuk berdiri di garis terdepan perlindungan lingkungan. Sementara Life Leaders dan Health Allies menanamkan nilai kepemimpinan dan kesadaran kesehatan dalam diri setiap anggota.

Tak kalah menarik, Scouts of the World Award (SOW) dan Scouts for SDGs Hub hadir sebagai pengingat bahwa kepanduan bukan hanya soal kemah dan tali-temali. Ini tentang aksi nyata—bagi masyarakat, lingkungan, dan masa depan bumi yang lebih berkelanjutan. Scouts for SDGs secara khusus mendorong Pramuka di seluruh penjuru dunia untuk berkontribusi pada 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang dicanangkan PBB.



Follow Widget