Bagi masyarakat, perbedaan ini sebenarnya bukan hal yang perlu dirisaukan berlebihan. Yang terpenting adalah semangat menyambut tahun baru Islam tetap menyala — baik bagi yang merayakannya pada Selasa malam maupun Rabu.
Tahun baru Hijriah sejatinya adalah undangan untuk bermuhasabah, memperbarui tekad, dan memperkuat komitmen dalam menjalani kehidupan yang lebih baik. Terlepas dari tanggal yang berbeda di atas kalender, semangat itulah yang menyatukan seluruh umat Islam.
FAQ
Mengapa PBNU menetapkan 1 Muharram 1448 H berbeda dari pemerintah?
PBNU menggunakan metode rukyatul hilal, yakni pengamatan langsung hilal. Karena hilal tidak terlihat pada 15 Juni 2026, PBNU menerapkan istikmal sehingga 1 Muharram jatuh pada 17 Juni 2026, berbeda satu hari dari ketetapan pemerintah.
Apa itu metode istikmal dalam penentuan kalender Hijriah?
Istikmal adalah metode menyempurnakan jumlah hari dalam satu bulan menjadi 30 hari ketika hilal tidak berhasil dirukyat. Metode ini merupakan bagian dari fikih Islam yang telah lama digunakan oleh kalangan ahli falak.
Apakah perbedaan penetapan ini akan menimbulkan masalah bagi umat Islam?
Perbedaan ini adalah hal lumrah yang sudah berlangsung bertahun-tahun di Indonesia. Umat Islam diimbau tetap saling menghormati dan menjaga ukhuwah, karena perbedaan metode tidak harus menjadi sumber perpecahan.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.