Di sisi lain, Bapenda Sinjai juga menggencarkan peningkatan kepatuhan wajib pajak dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Upaya sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat menjadi strategi utama untuk mendorong realisasi dari sektor ini sebelum tutup tahun.
Pemantauan terhadap perkembangan penerimaan PAD tidak hanya dilakukan secara manual. Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, bersama Sekda Andi Jefrianto Asapa secara berkala memantau pergerakan penerimaan melalui aplikasi E-Praja—platform digital yang memungkinkan evaluasi data fiskal secara real-time dan efisien.
Sistem pemantauan berbasis teknologi ini menjadi bagian integral dari tata kelola keuangan daerah Sinjai. Dengan akses data yang cepat dan akurat, pengambilan keputusan untuk akselerasi penerimaan dapat dilakukan lebih responsif oleh pimpinan daerah.
Rapat evaluasi Triwulan III sendiri dipimpin langsung oleh Bupati Ratnawati Arif. Hadir dalam forum tersebut Sekda Andi Jefrianto Asapa, Asisten Administrasi Umum Setdakab Sinjai Janwar, Kepala Bapenda H. Andi Adeha Syamsuri, serta para kepala OPD pengelola PAD beserta staf. Forum ini menjadi arena evaluasi sekaligus penyusunan strategi menghadapi kuartal terakhir tahun anggaran.
Optimisme Andi Adeha bukan tanpa dasar. Triwulan IV secara historis kerap menjadi periode akselerasi penerimaan, seiring meningkatnya kegiatan ekonomi, pengumpulan pajak akhir tahun, dan intensifnya upaya penagihan oleh OPD terkait. Dengan fondasi 78 persen yang telah terbangun, selisih sekitar 22 persen dari target tahunan diyakini masih bisa dikejar dalam tiga bulan tersisa.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.