MAKASSAR, PUNGGAWANEWS – Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jauh hari telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Keputusan ini didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal yang menjadi pedoman organisasi tersebut dalam menentukan awal bulan Hijriah.
Dalam perhitungannya, Muhammadiyah menetapkan 1 Zulhijah 1447 H bertepatan dengan Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, perayaan Idul Adha yang jatuh pada 10 Zulhijah berlangsung sepuluh hari setelahnya, yakni pada 27 Mei 2026.
Selain itu, Hari Arafah yang jatuh pada 9 Zulhijah akan diperingati pada Selasa, 26 Mei 2026. Dalam penanggalan Jawa, momentum ini bertepatan dengan Selasa Pon, sementara Idul Adha bertepatan dengan Rabu Wage.
Penetapan ini merujuk pada prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal yang diadopsi Muhammadiyah. Konsep tersebut merupakan hasil keputusan Musyawarah Nasional ke-32 Majelis Tarjih Muhammadiyah yang diselenggarakan di Pekalongan pada 2024. Sistem ini menekankan kesatuan kalender Islam berbasis perhitungan astronomi global.
Melalui pendekatan hisab, Muhammadiyah memastikan kepastian tanggal ibadah jauh hari sebelumnya. Hal ini dinilai memudahkan umat dalam mempersiapkan rangkaian ibadah, termasuk puasa Arafah dan pelaksanaan kurban saat Idul Adha.
Keputusan ini juga menjadi rujukan bagi warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia, meskipun penetapan hari besar Islam secara nasional biasanya menunggu sidang isbat pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia.
FAQ
Apa dasar Muhammadiyah menetapkan Idul Adha 2026?
Penetapan didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal, yakni perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan secara pasti.
Kapan Hari Arafah 2026 menurut Muhammadiyah?
Hari Arafah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026, atau 9 Zulhijah 1447 H.
Apakah tanggal Idul Adha Muhammadiyah selalu sama dengan pemerintah?
Tidak selalu. Pemerintah menggunakan metode rukyat dan sidang isbat, sehingga hasilnya bisa berbeda dengan Muhammadiyah.




















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.