Summarize the post with AI

Lebih lanjut, Amran menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, aparat, hingga petani. Ia menilai capaian ini juga berdampak pada stabilitas harga pangan global, di mana harga beras dunia mengalami penurunan signifikan.

Meski demikian, Amran mengkritik pihak-pihak yang meragukan capaian tersebut. Ia menilai narasi yang menyebut produksi stagnan atau stok tidak mencukupi justru berpotensi mendorong kebijakan impor yang merugikan petani dalam negeri.

“Jika produksi dan stok dipertanyakan tanpa dasar, implikasinya bisa membuka ruang impor. Itu artinya berpihak pada petani luar negeri, bukan petani Indonesia,” ujar Amran.

Ia menambahkan, seluruh data yang disampaikan telah melalui verifikasi berbagai lembaga nasional dan internasional. Karena itu, ia menegaskan pemerintah tidak mungkin mempertaruhkan kredibilitas dengan menyampaikan data yang tidak akurat.



Follow Widget