Produsen kue, roti, hingga pedagang bakso kerap kebingungan ketika harus membuktikan kehalalan bahan baku mereka. Di pasar tradisional, daging dan bumbu masih dijual secara curah, tanpa kemasan, tanpa label status halal yang jelas. Ketika bahan bakunya saja tidak terdokumentasi, proses sertifikasi produk jadi menjadi berlipat-lipat sulitnya.
Inilah mengapa LPPOM menjadikan toko bahan baku bersertifikat halal sebagai titik fokus tahun ini. Tanpa rantai pasok halal yang kuat dari hulu, jaminan kehalalan di tingkat hilir—di meja makan konsumen—akan selalu rapuh.
“Festival tahun ini berfokus untuk percepatan sertifikasi halal bagi UMK, memperkuat rantai pasok halal dari hulu ke hilir dan meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap Sistem Jaminan Produk Halal,” kata Muti dalam sambutannya.
Festival ini bukan acara tunggal. Sepanjang Ramadan dan Syawal 1447 H, rangkaian kegiatan serupa telah digelar di berbagai daerah, termasuk Bangka Belitung dan Sumatera Utara, melalui kantor perwakilan LPPOM setempat. Edukasi dibawa langsung ke lapangan, bukan menunggu pelaku usaha datang sendiri.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.