Menjelang wukuf di Arafah, Kemenhaj mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga stamina, memperbanyak istirahat, dan menghemat tenaga fisik. Kondisi cuaca di Tanah Suci yang panas menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan, terutama bagi jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit kronis.
Petugas haji Indonesia disebut siap mendampingi di setiap sektor dan titik layanan. Jemaah diminta tidak segan meminta bantuan jika menghadapi kesulitan, baik terkait urusan ibadah maupun kebutuhan teknis selama di Tanah Suci.
Kemenhaj juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia yang berada di Tanah Air untuk turut mendoakan kelancaran ibadah seluruh jemaah haji Indonesia. Sebuah pengingat bahwa haji bukan hanya perjalanan spiritual individu, melainkan amanah kolektif bangsa yang terus dipantau dan dijaga bersama.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.