BULUKUMBA, PUNGGAWANEWS – Kabupaten Bulukumba tengah menjadi sorotan publik melalui dua peristiwa berbeda yang terjadi dalam waktu berdekatan. Di satu sisi, daerah berjuluk Butta Panrita Lopi itu mendapat perhatian dari industri perfilman nasional melalui kunjungan artis dan produser ternama Baim Wong yang melakukan survei lokasi syuting film. Namun di sisi lain, destinasi wisata Apparalang justru diterpa tragedi setelah seorang wisatawan dilaporkan hilang terseret ombak.
Baim Wong bersama tim produksinya diketahui mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan di Bulukumba pada Sabtu, 6 Juni 2026. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka survei lokasi untuk kebutuhan produksi film yang direncanakan mulai digarap tahun ini dan tayang pada 2027 mendatang.
Beberapa lokasi wisata yang dikunjungi di antaranya Tebing Apparalang, kawasan pembuatan kapal Pinisi di Tanah Beru, hingga Pantai Tanjung Bira. Kehadiran proyek film tersebut dinilai menjadi peluang besar dalam mempromosikan potensi wisata Bulukumba ke tingkat nasional.
Namun hanya sehari berselang, suasana promosi wisata itu berubah menjadi duka. Wisata Apparalang dilaporkan memakan korban setelah seorang pengunjung bernama Elmi Febrianti (20), warga Kecamatan Herlang, terjatuh ke laut dan terseret ombak saat berada di kawasan wisata tersebut pada Minggu, 7 Juni 2026.
Peristiwa itu langsung memunculkan perhatian publik, terlebih karena Apparalang sebelumnya turut menjadi salah satu lokasi yang disurvei dalam kunjungan Baim Wong. Keindahan tebing batu dan panorama laut yang selama ini menjadi daya tarik wisata, kini juga disorot dari sisi keselamatan pengunjung.
Pengelola wisata Apparalang mengakui bahwa saat kejadian berlangsung tidak ada upaya pertolongan maksimal yang dapat dilakukan. Kondisi ombak yang disebut ganas serta keterbatasan peralatan keselamatan menjadi kendala di lapangan.
Hingga Minggu malam, proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama warga setempat. Sementara itu, peristiwa tersebut turut memunculkan desakan agar pengelolaan destinasi wisata alam di Bulukumba tidak hanya fokus pada promosi, tetapi juga memperhatikan standar keamanan dan mitigasi bencana bagi wisatawan.
Kondisi ini menghadirkan dua wajah pariwisata Bulukumba yang kini menjadi sorotan. Di satu sisi, potensi wisata daerah mulai dilirik industri perfilman nasional sebagai kekuatan promosi baru. Namun di sisi lain, tragedi di Apparalang menjadi pengingat bahwa keselamatan pengunjung harus menjadi perhatian utama dalam pengembangan destinasi wisata alam.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.