Hingga pertengahan Mei 2026, tercatat sudah 34.308 jemaah haji Indonesia di Arab Saudi yang telah menuntaskan kewajiban pembayaran dam sesuai ketentuan resmi. Angka ini terus bergerak seiring makin dekatnya puncak pelaksanaan wukuf di Arafah.

Salah satu terobosan layanan yang disiapkan tahun ini adalah sistem jemput bola. Petugas Adahi tidak menunggu jemaah datang ke loket, melainkan aktif mendatangi langsung hotel-hotel tempat jemaah Indonesia menginap untuk memfasilitasi proses pembayaran dan verifikasi di tempat.

Langkah ini disebut Maria sebagai strategi yang disengaja untuk meringankan beban jemaah yang rentan. Jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, serta mereka yang masuk kategori risiko kesehatan tinggi menjadi prioritas utama yang disasar lewat mekanisme ini.

Setiap petugas kloter turut dilibatkan dalam proses tersebut. Mereka bertugas mendampingi dan membantu jemaah dalam setiap tahapan pembayaran, mulai dari pengisian data hingga konfirmasi transaksi. Kehadiran petugas kloter di sisi jemaah diharapkan meminimalkan kebingungan, terutama bagi mereka yang tidak familiar dengan sistem digital.