MAKASSAR, PUNGGAWANEWS – Dua bulan sebelum ribuan tenda berdiri di bumi perkemahan Cibubur, Sulawesi Selatan sudah bergerak. Seluruh 24 Kwartir Cabang dari setiap kabupaten dan kota di provinsi ini telah menyatakan kesiapan resmi untuk ambil bagian dalam Jambore Nasional XII Tahun 2026 — ajang perkemahan terbesar bagi pramuka Penggalang se-Indonesia yang digelar lima tahun sekali.
Pimpinan Kontingen Daerah (Pinkonda) Kwarda Pramuka Sulawesi Selatan, Ilham Azikin, menyebut antusiasme tahun ini melampaui ekspektasi. Tidak ada satu pun kwartir cabang yang absen dari pendataan awal, sebuah pencapaian yang mencerminkan semangat kolektif para pembina dan anggota pramuka di seluruh penjuru Sulsel.
Proses seleksi calon peserta kini tengah berlangsung di berbagai daerah. Beberapa kwarcab bahkan telah menuntaskan tahap tersebut dan resmi mendaftarkan nama-nama pesertanya ke panitia pusat. Batas akhir pendaftaran ditetapkan pada 30 Mei 2026, dan Kwarda terus memantau perkembangannya secara ketat.
“Saat ini, seluruh Kwarcab tengah mematangkan kesiapannya. Kami terus memantau karena batas akhir pendaftaran adalah tanggal 30 Mei 2026,” ujar Ilham Azikin, yang akrab disapa Kak Ciwang, dalam keterangannya.
Bagi kwarcab yang kuotanya sudah terpenuhi — yakni dua regu putra dan dua regu putri, masing-masing beranggotakan delapan orang — perhatian kini beralih ke babak berikutnya: latihan rutin. Sesi-sesi tersebut dirancang untuk membangun stamina, mempererat kekompakan regu, dan mengasah keterampilan kepramukaan sebelum kontingen bertolak ke Jakarta.
Semangat Sulsel rupanya tidak berhenti pada kuota awal. Kwarda juga merespons peluang penambahan regu yang dibuka oleh panitia Jamnas pusat. Wakil Ketua Bidang Humas dan Informatika Kwarda Pramuka Sulsel, Andi Ian Kurniawan Latanro, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan data penambahan kontingen sesuai permintaan yang masuk dari kwarcab di bawah naungan mereka.
“Ada keinginan kuat dari daerah untuk melibatkan lebih banyak anggota penggalang dalam momentum nasional ini,” kata Andi Ian.
Dari data yang dihimpun Kwarda Sulsel, tujuh kwarcab secara resmi mengajukan penambahan regu. Kwarcab Kota Makassar menjadi yang paling ambisius dengan mengajukan 10 regu tambahan. Kwarcab Gowa menyusul dengan 5 regu, diikuti Kwarcab Wajo dengan 4 regu. Sementara itu, Kwarcab Pinrang mengajukan 3 regu, dan tiga kwarcab lainnya — Kepulauan Selayar, Luwu Utara, serta Sidrap — masing-masing mengajukan 2 regu tambahan.
Angka-angka ini bukan sekadar statistik. Di balik setiap regu terdapat anak-anak muda berseragam cokelat yang berlatih keras, bersaing ketat dalam seleksi, dan memimpikan kesempatan mewakili daerah mereka di panggung nasional.
Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Acara ini menjadi titik temu puluhan ribu pramuka Penggalang dari seluruh provinsi, sebuah ruang belajar sekaligus perayaan persaudaraan lintas daerah.
Bagi Sulawesi Selatan, kehadiran penuh seluruh kwarcab bukan hanya soal jumlah. Ini adalah pernyataan bahwa gerakan pramuka di provinsi ini hidup, tumbuh, dan siap bersanding dengan kontingen terbaik dari manapun di Indonesia.
Kwarda Sulsel menegaskan optimisme mereka. Dengan persiapan yang terstruktur, seleksi yang berjalan serius, dan dukungan penuh dari jajaran kwarcab, kontingen Sulsel diyakini mampu tampil membanggakan dan menjaga nama baik provinsi di hadapan seluruh Indonesia.
Semua mata kini tertuju pada 30 Mei — hari ketika pintu pendaftaran resmi tertutup, dan hitungan mundur menuju Cibubur benar-benar dimulai.
FAQ
Apa itu Jambore Nasional Pramuka dan kapan terakhir kali digelar? Jambore Nasional adalah perkemahan besar bagi pramuka Penggalang se-Indonesia yang diadakan setiap lima tahun sekali. Jambore Nasional XII Tahun 2026 merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan sebelumnya dan akan berlangsung di Cibubur, Jakarta Timur, pada Agustus 2026.
Berapa total peserta yang akan dikirim Sulawesi Selatan ke Jamnas 2026? Hingga saat ini, seluruh 24 Kwartir Cabang di Sulawesi Selatan telah menyatakan keikutsertaan. Tujuh di antaranya juga mengajukan penambahan kuota regu, sehingga total peserta dari Sulsel berpotensi jauh melampaui kuota dasar yang ditetapkan panitia pusat.
Apa yang dilakukan kwarcab yang sudah memenuhi kuota peserta? Kwarcab yang telah memiliki kuota penuh kini memasuki tahap latihan rutin untuk memantapkan mental dan keterampilan para peserta sebelum pemberangkatan ke Cibubur pada pertengahan Agustus 2026.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.