Bagi kwarcab yang kuotanya sudah terpenuhi — yakni dua regu putra dan dua regu putri, masing-masing beranggotakan delapan orang — perhatian kini beralih ke babak berikutnya: latihan rutin. Sesi-sesi tersebut dirancang untuk membangun stamina, mempererat kekompakan regu, dan mengasah keterampilan kepramukaan sebelum kontingen bertolak ke Jakarta.

Semangat Sulsel rupanya tidak berhenti pada kuota awal. Kwarda juga merespons peluang penambahan regu yang dibuka oleh panitia Jamnas pusat. Wakil Ketua Bidang Humas dan Informatika Kwarda Pramuka Sulsel, Andi Ian Kurniawan Latanro, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan data penambahan kontingen sesuai permintaan yang masuk dari kwarcab di bawah naungan mereka.

“Ada keinginan kuat dari daerah untuk melibatkan lebih banyak anggota penggalang dalam momentum nasional ini,” kata Andi Ian.

Dari data yang dihimpun Kwarda Sulsel, tujuh kwarcab secara resmi mengajukan penambahan regu. Kwarcab Kota Makassar menjadi yang paling ambisius dengan mengajukan 10 regu tambahan. Kwarcab Gowa menyusul dengan 5 regu, diikuti Kwarcab Wajo dengan 4 regu. Sementara itu, Kwarcab Pinrang mengajukan 3 regu, dan tiga kwarcab lainnya — Kepulauan Selayar, Luwu Utara, serta Sidrap — masing-masing mengajukan 2 regu tambahan.