Dengan jaringan lebih dari 100 ribu anggota yang tersebar di berbagai sektor dan daerah, Anthony memandang HIPMI berada di posisi strategis untuk mengakselerasi proses naik kelas para pelaku usaha.
Daerah sebagai Mesin Pertumbuhan Baru
Anthony juga menyoroti potensi besar pengusaha di luar kota-kota besar yang selama ini belum mendapat akses setara terhadap peluang ekonomi nasional. Ketimpangan akses ini, menurutnya, menjadi salah satu penyebab pertumbuhan yang tidak merata.
“Kalau kita bisa membuka akses bagi pengusaha daerah, kita akan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru di luar kota besar. Potensinya ada, yang kurang hanya konektivitas ke ekosistem yang lebih besar,” ujarnya.
Lebih jauh, ia mendorong agar HIPMI ke depan berfungsi sebagai penghubung antara kebijakan di tingkat pusat dengan implementasi nyata di lapangan. “Setiap kebijakan ekonomi tidak boleh berhenti di atas kertas. HIPMI harus memastikan kebijakan itu benar-benar menjadi peluang bisnis yang bisa dirasakan pengusaha,” katanya.





















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.