Summarize the post with AI

MAKASSAR, PUNGGAWANEWS — Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi bergulir. Sebanyak 16.750 jemaah dari Embarkasi Makassar dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi dalam dua gelombang, dengan proses keberangkatan berlangsung dari akhir April hingga penghujung Mei 2026.

Gelombang pertama diberangkatkan menuju Madinah mulai 22 April hingga 6 Mei 2026. Selanjutnya, gelombang kedua akan diterbangkan ke Jeddah pada periode 7 Mei sampai 21 Mei 2026. Berdasarkan jadwal yang disusun panitia, total terdapat 43 kelompok terbang (kloter) dengan waktu penerbangan yang telah ditetapkan, meski jadwal tersebut tetap bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan yang juga Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, memastikan seluruh persiapan telah matang. Ia menyebut kloter pertama sudah siap sepenuhnya untuk diberangkatkan.

Menurut Ikbal, jemaah kloter pertama yang berasal dari Kabupaten Soppeng dijadwalkan tiba di asrama haji pukul 08.00 Wita dan akan diterbangkan pada pukul 03.20 Wita. Sementara itu, kloter kedua asal Kabupaten Sidenreng Rappang dijadwalkan masuk asrama pukul 11.00 Wita dan berangkat pukul 07.00 Wita.

Ia menegaskan seluruh unsur yang tergabung dalam PPIH Embarkasi Makassar telah berkoordinasi untuk memberikan pelayanan optimal bagi para jemaah. “Seluruh stakeholder siap memberikan layanan terbaik bagi tamu Allah,” ujarnya.

Jemaah yang diberangkatkan melalui embarkasi ini berasal dari delapan provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Pada musim haji tahun ini, terdapat inovasi dalam pelayanan jemaah. Kartu Nusuk—identitas digital resmi bagi jemaah haji—kini dibagikan lebih awal di Asrama Haji Embarkasi, tidak lagi menunggu kedatangan di Arab Saudi.

Kartu Nusuk merupakan kartu pintar yang memuat data pribadi jemaah, seperti identitas, nomor paspor, hingga informasi akomodasi. Dilengkapi kode QR atau chip, kartu ini berfungsi sebagai alat verifikasi resmi untuk mengakses wilayah Makkah serta area Armuzna, sekaligus mencegah keberadaan jemaah nonprosedural.

Ikbal menekankan, setiap jemaah wajib membawa kartu tersebut selama menjalankan rangkaian ibadah haji karena menjadi dokumen penting dalam sistem layanan haji di Arab Saudi.

“`html Infografik Haji 2026 Makassar

🕋 Jadwal Haji 2026 Embarkasi Makassar

Total 43 Kloter • Dua Gelombang Pemberangkatan

Gelombang I – Madinah (22 April – 6 Mei)

22 Apr
03:20
Soppeng 386, Makassar 1
22 Apr
03:35
Sidrap 387
23 Apr
11:20
Bone 387
23 Apr
17:20
Wajo 387
24 Apr
21:20
Gowa 385, Pangkep 2
25 Apr
08:40
Bone 387
26 Apr
08:20
Gowa 387
26 Apr
10:35
Pinrang 387
27 Apr
19:20
Bone 44, Gowa 342
28 Apr
04:20
Wajo 386, Makassar 1
29 Apr
05:50
Sulbar 387
29 Apr
20:05
Sulbar 387
30 Apr
20:50
Malut 387
01 Mei
03:35
Maros 387
02 Mei
06:20
Gowa 10, Malut 377
02 Mei
09:35
Multi daerah
03 Mei
09:50
Bone, Makassar, Sinjai
03 Mei
21:35
Wajo, Tana Toraja
05 Mei
03:20
Sulbar 386
05 Mei
14:35
Maros, Luwu Utara, Sulbar
06 Mei
13:35
Gowa, Soppeng, Enrekang

Gelombang II – Jeddah (7 Mei – 21 Mei)

07 Mei
00:45
Bone 387
08 Mei
02:55
Wajo dkk
08 Mei
09:10
Maluku 387
09 Mei
13:10
Papua Barat 387
09 Mei
21:15
Multi daerah
10 Mei
21:10
Papua 384
11 Mei
08:15
Gorontalo 387
12 Mei
07:30
Papua 387
12 Mei
20:15
Wajo, Gorontalo
13 Mei
21:15
Bone dkk
14 Mei
07:15
Sultra 387
15 Mei
08:15
Bone, Selayar
15 Mei
19:15
Sultra 387
16 Mei
14:35
Sultra 387
17 Mei
02:05
Sultra 387
18 Mei
07:10
Gowa, Makassar, Barru
18 Mei
19:15
Sultra 387
19 Mei
18:45
Wajo, Bulukumba
20 Mei
07:25
Maros, Sidrap
20 Mei
13:15
Gowa, Soppeng
20 Mei
21:15
Multi daerah
21 Mei
05:40
12 daerah
“`


Follow Widget