SINJAI, PUNGGAWANEWS – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, membuka pintu rumah jabatannya untuk menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (DPD Gapembi) Kabupaten Sinjai, Sabtu, 1 Agustus 2026. Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi formal—ia menjadi titik awal kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bumi Panrita Kitta.

Audiensi berlangsung hangat di Rumah Jabatan Bupati Sinjai. Ratnawati didampingi tiga pejabat kunci: Kepala Dinas Pendidikan Irwan Suaib, Plt. Sekretaris Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Andi Harlina, serta Kepala Bidang UMKM Diskopnaker Nur Inzana. Kehadiran mereka mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menyikapi program nasional yang kini tengah menjadi prioritas pemerintah pusat.

Gapembi sendiri adalah organisasi berskala nasional yang lahir sebagai respons atas kebutuhan ekosistem pendukung Program MBG. Ketua DPD Gapembi Kabupaten Sinjai, Ichi Ariestutie, menjelaskan bahwa organisasinya bukan sekadar kumpulan pengusaha biasa. Di dalamnya terhimpun mitra dapur, pelaku UMKM penyedia bahan baku, kelompok masyarakat seperti PKK, hingga para ahli gizi yang siap memastikan makanan yang tersaji benar-benar memenuhi standar nutrisi.

Keberagaman anggota itulah yang menjadi kekuatan utama Gapembi. Ichi menekankan, tanpa ekosistem yang solid, program semegah MBG berisiko hanya menjadi agenda distribusi makanan tanpa dampak gizi yang terukur. Oleh karena itu, Gapembi hadir untuk menjembatani semua pihak agar bersinergi dalam satu rantai nilai yang terintegrasi.

“Anggota kami terdiri dari pengusaha mitra dapur, pelaku UMKM sebagai penyedia bahan baku, termasuk kelompok masyarakat seperti PKK, hingga para ahli gizi. Semua kami himpun agar dapat bersinergi mendukung penyediaan makanan bergizi yang berkualitas,” kata Ichi dalam pertemuan tersebut.

Visi jangka panjang yang diusung Gapembi pun tak main-main. Ichi menyebut bahwa investasi terbesar sebuah bangsa ada pada kualitas generasi mudanya. Jika setiap hari anak-anak Indonesia mengonsumsi makanan bergizi yang tepat, dampaknya akan terasa bukan hanya pada kesehatan fisik, tetapi juga pada kecerdasan dan daya saing mereka di masa depan.

Program MBG, dalam pandangan Gapembi, adalah jembatan menuju Indonesia Emas 2045—sebuah visi besar yang menuntut fondasi sumber daya manusia berkualitas sejak dini. Anak-anak yang sehat dan cerdas hari ini adalah pemimpin dan inovator yang akan mengisi panggung nasional dua dekade mendatang.

Selain memperkenalkan organisasi, DPD Gapembi Kabupaten Sinjai juga mengumumkan rencana besar: pelantikan pengurus yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Agustus 2026 di Command Center Kabupaten Sinjai. Agenda ini sekaligus menjadi penanda resmi bahwa roda organisasi di tingkat daerah siap berputar penuh.

Respons Bupati Ratnawati terhadap kehadiran Gapembi pun jauh dari kesan birokrasi yang dingin. Ichi mengungkapkan, orang nomor satu di Sinjai itu menyambut dengan antusias dan menyatakan komitmennya secara langsung untuk mendukung sinergi yang ditawarkan.

“Alhamdulillah, Ibu Bupati sangat mendukung. Tujuan kami datang memang untuk membangun sinergi, dan ternyata beliau juga memiliki komitmen yang sama untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sinjai. Jadi kami memiliki visi yang sejalan,” ujar Ichi.

Bagi Ratnawati, kolaborasi semacam ini bukan hal asing. Ia memahami bahwa program sebesar MBG tidak bisa dijalankan oleh pemerintah seorang diri. Dibutuhkan keterlibatan aktif pelaku usaha, UMKM lokal, dan tenaga ahli untuk membangun ekosistem pangan bergizi yang berkelanjutan di tingkat daerah.

Lebih jauh, Ratnawati berharap sinergi antara pemerintah dan Gapembi tidak hanya berdampak pada penerima manfaat langsung program—yakni anak-anak dan kelompok rentan—tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat Sinjai secara lebih luas. UMKM lokal, misalnya, berpeluang menjadi tulang punggung rantai pasok bahan baku pangan bergizi yang dibutuhkan program.

Ini adalah peluang nyata bagi para petani, pedagang bahan pangan, hingga pengolah makanan lokal di Sinjai untuk bersama program nasional. Jika dikelola dengan baik, MBG bisa menjadi mesin penggerak ekonomi daerah yang dampaknya jauh melampaui sekadar program sosial.

Kehadiran Gapembi di Sinjai menandai babak baru dalam tata kelola Program MBG di kabupaten ini. Dengan struktur organisasi yang mencakup berbagai elemen masyarakat dan dunia usaha, Gapembi berpotensi menjadi mitra pemerintah yang tidak hanya reaktif terhadap kebutuhan program, tetapi juga proaktif dalam menciptakan solusi jangka panjang.

Pelantikan pengurus pada 9 Agustus mendatang akan menjadi ujian pertama sekaligus momentum penting. Apakah sinergi yang terbangun hari ini akan bertahan dan menghasilkan dampak nyata bagi anak-anak Sinjai? Publik dan pemerintah daerah kini menantikan jawabannya.

FAQ

Apa itu Gapembi dan apa hubungannya dengan Program Makan Bergizi Gratis?
Gapembi atau Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia adalah organisasi nasional yang menghimpun pelaku usaha, UMKM, kelompok masyarakat, dan ahli gizi untuk mendukung ekosistem Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara menyeluruh dan terkoordinasi.

Kapan DPD Gapembi Kabupaten Sinjai akan resmi dilantik?
Pelantikan pengurus DPD Gapembi Kabupaten Sinjai dijadwalkan berlangsung pada 9 Agustus 2026, bertempat di Command Center Kabupaten Sinjai.

Apa manfaat sinergi Gapembi dengan pemerintah daerah bagi masyarakat Sinjai?
Sinergi ini diharapkan tidak hanya memastikan anak-anak mendapatkan makanan bergizi berkualitas, tetapi juga mendorong pemberdayaan UMKM lokal sebagai penyedia bahan baku, sehingga Program MBG turut menggerakkan perekonomian masyarakat Kabupaten Sinjai.



Follow Widget