“Jembatan ini bukan hanya memudahkan mobilitas warga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, memperlancar hasil pertanian dan perkebunan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Ratnawati dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo atas perhatiannya terhadap infrastruktur di Kabupaten Sinjai. Menurutnya, bantuan ini membuktikan bahwa pemerintah pusat tidak menutup mata terhadap kebutuhan daerah yang selama ini belum terjangkau pembangunan secara merata.
Bagi warga Desa Barambang, tiga jembatan itu bukan kemewahan, melainkan kebutuhan dasar yang lama tak terpenuhi. Kepala Desa Barambang, Bohari, mengakui betapa berartinya infrastruktur ini bagi kehidupan sehari-hari warganya. Jalur yang sebelumnya sulit dilintasi kini bisa dilalui kendaraan, membuka akses ke pasar, ke sekolah, dan ke pusat kecamatan.
Bohari secara khusus menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 1424/Sinjai yang turut berkontribusi dalam proses pembangunan. Keterlibatan TNI dalam proyek infrastruktur seperti ini, menurutnya, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa yang memiliki keterbatasan anggaran dan sumber daya.
Dari sisi militer, Letkol Arm Arif Hartanto menjelaskan bahwa pembangunan ketiga jembatan ini dimulai sejak April 2026 dengan semangat gotong royong. Proses pengerjaannya melibatkan partisipasi aktif warga setempat, menjadikan proyek ini bukan hanya soal beton dan besi, melainkan tentang kebersamaan dan kepedulian.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.