Warga sekitar Gang Tamajene menyatakan merasa resah dengan situasi ini. Lingkungan yang seharusnya aman menjadi medan konflik yang mengintimidasi. Pembakaran kendaraan secara berulang di hadapan umum menunjukkan keberanian pelaku yang perlu direspons dengan langkah hukum yang tegas.

Para pengamat keamanan menilai bahwa pola serangan berulang di lokasi yang sama mencerminkan adanya rivalitas kelompok yang belum terselesaikan. Pendekatan represif semata tidak cukup — dibutuhkan intervensi sosial, pemetaan kelompok, serta langkah pencegahan yang menyentuh akar persoalan.

Kepolisian Restabes Makassar kini dihadapkan pada desakan publik untuk mengusut tuntas pelaku, baik yang terlibat dalam insiden 30 Juli maupun 1 Agustus. Masyarakat menunggu ketegasan aparat agar kejadian serupa tidak kembali terulang untuk ketiga kalinya di tempat yang sama.

Situasi di kawasan Jalan Urip Sumoharjo kini kembali kondusif setelah personel kepolisian membubarkan kerumunan dan membuka akses jalan. Namun, ketegangan di antara warga setempat dikabarkan masih terasa. Aparat berjaga di lokasi untuk memastikan keamanan tetap terkendali malam itu.



Follow Widget