Pertanyaannya kini bukan lagi soal niat, melainkan soal eksekusi. Rencana besar seperti ini membutuhkan anggaran yang tidak kecil, koordinasi lintas kementerian yang solid, serta pengawasan ketat agar kebijakan tidak berhenti di kertas. Pengalaman masa lalu mengajarkan bahwa program-program ambisius di sektor pendidikan kerap tersandung di tataran implementasi.

Pemerintah kini punya tenggat waktu sendiri: dua hingga empat minggu untuk mematangkan skema pendidikan tinggi gratis. Dalam dunia kebijakan publik, itu adalah waktu yang sangat singkat. Namun di sisi lain, itulah tekanan yang dibutuhkan agar rencana tidak berlarut-larut dalam pembahasan tanpa ujung.

Bagi jutaan pelajar, mahasiswa, dan orang tua di seluruh Indonesia, kabar ini tentu disambut dengan harapan besar. Harapan bahwa kali ini, janji pendidikan gratis benar-benar akan digenapi — bukan hanya sebagai slogan kampanye, melainkan sebagai kenyataan yang bisa mereka rasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah kini menanggung ekspektasi yang tinggi. Dan ekspektasi itu, seperti biasa, akan diuji bukan di ruang rapat istana, melainkan di ruang-ruang kelas di seluruh pelosok negeri.



Follow Widget