Pertanyaannya kini bukan soal apakah sistem pemilahan sampah perlu dibenahi—semua pihak sepakat soal itu. Yang diuji adalah apakah target 2029 itu akan bertahan melewati perubahan anggaran, pergantian pejabat, dan inersia birokrasi yang selama ini menjadi musuh terbesar program-program serupa di masa lalu.
Zulhas tampaknya sadar tantangan itu. Dengan menyebut nama Presiden Prabowo secara langsung sebagai bagian dari komitmen ini, ia tengah membangun tekanan politik yang lebih sulit diabaikan—sekaligus memastikan bahwa kegagalan program ini bukan hanya urusan satu kementerian.
Pertanyaan: Apa yang dimaksud dengan target pemilahan sampah 2029 yang dicanangkan Zulhas?Zulhas menargetkan sistem pemilahan sampah di seluruh sektor—mulai dari kantor, pasar, restoran, toko, hingga mal—sudah berjalan penuh paling lambat pada 2029, sebagai bagian dari roadmap penanganan sampah nasional.
Pertanyaan: Apa itu PSEL dan mengapa tarif tunggalnya penting? PSEL adalah singkatan dari Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik. Penetapan tarif tunggal oleh pemerintah bertujuan memangkas kerumitan birokrasi agar proyek-proyek berbasis energi dari sampah dapat lebih cepat terealisasi.
Pertanyaan: Kapan Bantar Gebang ditargetkan selesai ditangani? Pemerintah menargetkan persoalan Bantar Gebang, tempat pengolahan sampah terbesar di Jakarta, dapat diselesaikan pada Mei 2028, bersamaan dengan target 50 persen penanganan sampah di kota-kota prioritas yang ditetapkan pada 2027.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.