Prabowo mengingatkan bahwa dunia saat ini tengah dilanda berbagai konflik bersenjata di sejumlah kawasan. Indonesia, meski bersyukur belum terseret, tetap harus bersiap menghadapi segala kemungkinan.
Ia menegaskan kewaspadaan adalah sikap yang tidak boleh ditinggalkan. Ketersediaan pangan yang cukup menjadi benteng pertama ketika tekanan dari luar mulai mengancam stabilitas dalam negeri.
Lebih jauh, Prabowo menyinggung pentingnya membangun kekuatan pertahanan nasional yang kokoh sebagai penjaga kekayaan alam Indonesia. Baginya, sumber daya alam yang melimpah tidak ada artinya jika tidak disertai kemampuan untuk mempertahankannya dari kepentingan asing.
Dalam konteks pengelolaan kekayaan negara, Prabowo menegaskan pemerintah kini berkomitmen mengelola seluruh sumber daya nasional secara mandiri. Ia menyebut hal ini bukan sekadar pilihan kebijakan, melainkan amanat konstitusi yang harus dijalankan.
Prabowo menekankan bahwa kemakmuran yang ingin diwujudkan bukan untuk sekelompok orang atau pihak tertentu. Seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, adalah penerima manfaat utama dari pengelolaan kekayaan nasional itu.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.