SINJAI, PUNGGAWANEWS – Ratusan warga memadati Lapangan Pattongko, Kamis siang, menyaksikan momen yang sudah lama mereka tunggu, Sufardi resmi diambil sumpah jabatan sebagai Kepala Desa Pattongko untuk sisa masa jabatan 2026–2031.
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni biasa. Ia menjadi titik penutup dari rangkaian agenda dua hari pelantikan kepala desa di Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang dimulai sejak Rabu, 23 September 2026.
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, yang memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah jabatan itu, memberikan pesan tegas kepada kepala desa yang baru. Ia meminta Sufardi tidak membuang waktu dan segera turun ke lapangan menjalankan amanahnya.
“Kepada saudara Kepala Desa Pattongko yang baru dilantik, saya minta untuk segera bekerja,” kata Ratnawati di hadapan ratusan warga yang hadir.
Desa Pattongko memang bukan desa biasa. Wilayahnya terbentang dari garis pantai hingga kawasan pegunungan, sekaligus berbatasan langsung dengan Kabupaten Bulukumba. Karakter geografis yang beragam itu menjadikan tantangan kepemimpinan di sana lebih kompleks dibanding desa-desa lain.
Bupati menyebut kondisi tersebut sebagai alasan mengapa kepala desa yang baru harus segera bergerak. Tidak ada waktu untuk sekadar beradaptasi terlalu lama di kursi jabatan.
Antusiasme warga yang hadir dalam jumlah besar pada hari itu justru menjadi bagian dari catatan tersendiri bagi Ratnawati. Ia membaca kehadiran ratusan masyarakat sebagai sinyal bahwa ekspektasi publik terhadap kepemimpinan Sufardi sangatlah tinggi.
“Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Kita lihat masyarakat kita, luar biasa antusiasnya menyaksikan pemimpinnya dilantik hari ini,” ucap Ratnawati.
Pelantikan Sufardi menjadi penutup dari serangkaian agenda serupa yang sebelumnya digelar di tiga desa lain dalam kecamatan yang sama. Pada Rabu, 23 September, giliran Desa Samaturue dan Desa Saotengah yang menjadi lokasi pelantikan. Keesokan harinya, Kamis pagi, agenda dilanjutkan di Desa Lembang Lohe, sebelum akhirnya bergerak ke Pattongko pada siang harinya.
Empat desa, dua hari, satu rangkaian agenda. Pemerintah Kabupaten Sinjai tampaknya menjadikan momentum ini sebagai langkah konsolidasi pemerintahan desa di Kecamatan Tellulimpoe secara menyeluruh.
Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati juga menyerukan penguatan dua hal sekaligus: pembangunan fisik dan pembenahan tata kelola pemerintahan desa. Menurutnya, keduanya tidak bisa dipisahkan jika pelayanan kepada masyarakat ingin benar-benar diperbaiki.
“Mari memperkuat pembangunan dan sistem pemerintahan. Hadirkan kedisiplinan dan ketaatan selama menjalankan tugas dan tanggung jawab,” tegasnya.
Pesan itu bukan tanpa alasan. Di banyak daerah, persoalan pemerintahan desa kerap berpangkal pada lemahnya tata kelola, bukan sekadar minimnya anggaran. Ratnawati tampaknya ingin memastikan bahwa para kepala desa yang baru dilantik memahami hal itu sejak hari pertama.
Sufardi kini mengemban tanggung jawab memimpin Desa Pattongko hingga 2031. Masa jabatan yang tersisa bukan waktu yang pendek, namun juga bukan tanpa batasan. Setiap langkah kebijakan yang diambil ke depan akan menentukan seperti apa wajah desa itu di akhir periode nanti.
Prosesi pelantikan dihadiri oleh Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, bersama perwakilan Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Sinjai, Camat Tellulimpoe, serta berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran jajaran pejabat daerah di tingkat yang cukup tinggi itu memperkuat kesan bahwa pemerintah kabupaten memberi perhatian serius pada pengisian kepemimpinan desa di Kecamatan Tellulimpoe. Konsolidasi dari tingkat desa ke kabupaten tampak berjalan seiring.
Dengan resminya Sufardi menjabat, Desa Pattongko tidak lagi berada dalam kondisi kekosongan kepemimpinan definitif. Roda pemerintahan dan pembangunan desa kini memiliki pengemudi yang sah secara hukum untuk melanjutkan perjalanan hingga akhir masa jabatan 2031.
Kini pertanyaannya bukan lagi soal siapa yang memimpin, melainkan sejauh mana kepemimpinan itu akan membawa perubahan nyata bagi masyarakat Pattongko yang telah menyambut hari ini dengan penuh harapan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.