Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati juga menyerukan penguatan dua hal sekaligus: pembangunan fisik dan pembenahan tata kelola pemerintahan desa. Menurutnya, keduanya tidak bisa dipisahkan jika pelayanan kepada masyarakat ingin benar-benar diperbaiki.

“Mari memperkuat pembangunan dan sistem pemerintahan. Hadirkan kedisiplinan dan ketaatan selama menjalankan tugas dan tanggung jawab,” tegasnya.

Pesan itu bukan tanpa alasan. Di banyak daerah, persoalan pemerintahan desa kerap berpangkal pada lemahnya tata kelola, bukan sekadar minimnya anggaran. Ratnawati tampaknya ingin memastikan bahwa para kepala desa yang baru dilantik memahami hal itu sejak hari pertama.

Sufardi kini mengemban tanggung jawab memimpin Desa Pattongko hingga 2031. Masa jabatan yang tersisa bukan waktu yang pendek, namun juga bukan tanpa batasan. Setiap langkah kebijakan yang diambil ke depan akan menentukan seperti apa wajah desa itu di akhir periode nanti.

Prosesi pelantikan dihadiri oleh Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, bersama perwakilan Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Sinjai, Camat Tellulimpoe, serta berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat setempat.



Follow Widget