Itulah mengapa imbauan untuk menghemat energi sejak sekarang bukan hal sepele. Jemaah yang kelelahan sebelum Armuzna dimulai berisiko tidak mampu menuntaskan rukun haji secara sempurna, atau bahkan menghadapi gangguan kesehatan serius di tengah kerumunan jutaan orang dari seluruh penjuru dunia.
Kementerian Haji dan Umrah berharap seluruh jemaah Indonesia bisa memanfaatkan waktu sebelum Armuzna dengan istirahat yang cukup, menjaga asupan makanan dan cairan, serta menghindari paparan panas berlebih di luar ruangan.
Dengan persiapan matang dan kondisi tubuh yang terjaga, jutaan langkah menuju kesempurnaan haji bisa ditempuh dengan penuh khidmat — dan jemaah pun bisa pulang ke Tanah Air membawa predikat haji yang mabrur.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.