Sebelumnya, Hasan Nasbi sempat mengemban peran juru bicara di awal pemerintahan Prabowo. Namun, posisinya menuai sorotan setelah pernyataannya terkait isu ancaman terhadap wartawan dianggap kurang tepat. Situasi tersebut memicu kritik publik hingga akhirnya peran komunikasi lebih banyak diambil alih oleh Prasetyo dan Teddy, yang aktif memberikan penjelasan panjang kepada media.

Di sisi lain, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo juga sempat merangkap sebagai Kepala Bakom dan mengoptimalkan lembaganya untuk mendistribusikan informasi kebijakan pemerintah.

Meski demikian, pemerintah tampaknya menilai pola komunikasi yang ada belum optimal. Penunjukan Qodari—yang sebelumnya dikenal aktif memaparkan capaian pemerintah saat menjabat di Kantor Staf Presiden—serta kembalinya Hasan Nasbi ke lingkar komunikasi menunjukkan adanya kebutuhan akan pendekatan yang lebih terstruktur dan efektif.

Hasan sendiri belakangan terlihat kembali mendampingi Presiden dalam sejumlah agenda, termasuk pertemuan dengan para pemimpin redaksi media di Hambalang, Bogor. Kehadirannya mengindikasikan bahwa peran komunikasi strategis masih terus dirumuskan oleh pemerintah.



Follow Widget