Summarize the post with AI
Dari sisi kelautan, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Kepala Badan Pengelola Pantai Utara Jawa, Didit Herdiawan Ashaf, menekankan bahwa pemerintah belum terburu-buru menekan tombol eksekusi. Kajian konstruksi masih berlangsung mendalam, termasuk pemetaan pemanfaatan sumber daya dalam negeri dan penilaian dampak lingkungan yang menyeluruh. Prinsip keberlanjutan, ia tegaskan, bukan pelengkap melainkan fondasi dari seluruh rencana ini.
Pemerintah tampaknya sadar betul bahwa proyek sebesar ini tidak bisa hanya dikejar kecepatannya. Kualitas perencanaan menjadi taruhan yang sama besarnya. Dengan menggabungkan tiga elemen — otoritas pemerintah, kedalaman riset akademik, dan kapasitas industri — konstruksi tanggul laut raksasa ini dirancang agar tidak hanya kokoh secara teknis, tetapi juga layak secara ekonomi dan bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.