Namun yang paling mencolok dari pertemuan Hambalang itu adalah arahan langsung Presiden Prabowo yang memerintahkan agar program hilirisasi tidak lagi berporos semata pada energi dan mineral. Kepala negara secara eksplisit meminta agar cakupannya diperlebar hingga ke sektor pertanian dan perikanan, dua sektor yang selama ini kerap tertinggal dari arus besar industrialisasi nasional.

“Presiden menginginkan hilirisasi tidak hanya di bidang energi dan mineral, tetapi juga harus diperluas ke bidang pertanian dan perikanan,” ujar Teddy mengutip arahan Prabowo.

Perluasan ini mencerminkan pergeseran paradigma pembangunan ekonomi yang ingin didorong Prabowo, yakni mengolah kekayaan alam Indonesia secara menyeluruh di dalam negeri sebelum diekspor, demi mendongkrak nilai tambah, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.



Follow Widget